Kepala Desa Bahari Makmur, Si Tuti (Foto: La Ode Ali/TakawaNews).

Desaku

Bekerja sebagai Nelayan, Masyarakat Bahari Makmur Butuh Uluran Tangan dari Pemda Buton

La Ode Ali 22-09-2020 | 13:14PM

BUTON, - Dari total 230 kepala keluarga (KK) di Desa Bahari Makmur, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Mayoritas masyarakat desa tersebut bekerja sebagai nelayan.

Keseharian mereka berkutat di laut untuk mencari ikan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kepala Desa Bahari Makmur, Si Tuti mengatakan bahwa, mengingat masyarakatnya mayoritas nelayan, maka yang dibutuhkan adalah bodi kantinting dan karamba tancap.

"Yang dibutuhkan nelayan kecil ini seperti bodi katinting dan karamba tancap," katanya kepada takawanews.com, Selasa (22/9/2020).

Untuk itu lanjut Si Tuti, demi mempermudah masyarakat nelayan di Bahari Makmur maka ia berharap kepada Pemda Buton melalui instansi terkait bisa memberikan bantuan bodi katinting dan karamba tancap.

"Harapan saya sih kepada pemerintah supaya masyarakat saya yang belum memiliki bodi katinting dan karamba tancap ini bisa dikasih bantuan," harapnya.

Menurut Si Tuti, hasil tangkapan masyarakat nelayan selama ini dengan menggunakan karamba tancap sangat signifikan.

"Hasilnya lumayan banyak, kadang kalo sudah 8 atau 9 bulan itu sudah bisa panen, hasilnya 3 sampe 4 gabus," pungkasnya.