Foto: Juita Tamba (Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Negeri Medan, Medan)

CitizenTN

Energi Dalam Kehidupan

CitizenTN 24-09-2020 | 00:45AM

OLEH : JUITA TAMBA
Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Negeri Medan, Medan

 

Apa itu enegi ?

Energi adalah kemampuan, kekuatan (power), atau pun daya dalam melakukan suatu proses.Energi tidak dapat kita hilangkan ataupun kita musnahkan, namun energi dapat kita ubah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Ada yang tau apa itu energi terbarukan ?

Energi terbarukan merupakan salahsatu energy yang memanfaatkan kondisi alam untuk memperoleh sesuatu hal yang sangat bermanfaat. Kita dapat melakukan kegiatan positif seperti mengembangkan energi terbarukan, yang bersumber dari proses alam berkelanjutan.

Energi terbarukan muncul pada tahun 1970-an, yang bertujuan untuk menyaingi energi fosil dan nuklir. Energi terbarukan merupakan energi yang berasal dari proses alam, yang memerlukan waktu yang lebih cepat untuk beregenerasi dibandingkan waktu yang dibutuhkan untuk dikonsumsi. Contoh energi terbarukan adalah energi matahari, angin, panas bumi dan air.

Peran energi terbarukan akan semakin dibutuhkan pada beberapa tahun kedepan karena keperihatinan ketahanan energi dan isu lingkungan, seperti isu pemanasan global dan perubahan iklim yang disebabkan oleh tingginya emisi karbondioksida (CO2) karena penggunaan sumber energi fosil yang terus berkelanjutan.

Badan Energi Terbarukan Internasional menyatakan, Indonesia berpotensi untuk menghasilkan 716 GW energi dari bioenergi, geoteermal, tenaga gelombang laut, dan angin. Namun ada hambatan dalam mengembangkan energy terbarukan, seperti ketergantungan pada bahan baka rfosil dan kurangnya biaya dalam mengembangkan energy terbarukan.

Karena itupelaksanaan energi terbarukan membutuhkan perhatian khusus dan dukungan untuk dikembangkan.

Contoh pemanfaatan energy terbarukan menjadi sumber listrik dapat berupa :

1.    PLTA ( PembangkitListrikTenaga Air )

Indonesia memiliki perbandingan luas daratan dan lautan sebesar 2:5, sehingga dari perbandingan terebut dapat kita simpulkan luas Indonesia yang berhubungan dengan perairan jauh lebih luas dari daratan. Dengan kata lain, Indonesia dapat memanfaatkan hal ini menjadi suatu manfaat yang sangat luarbiasa, terkhusus bagi rakyat Indoneia. Cara kerja PLTA adalah mengubah aliran air menjadi energy mekanik dengan bantuan turbin air, dan mengubah energy mekanik tersebut menjadi energy listrik dengan bantuan turbin. Prinsip kerjanya yaitu semakin tinggi suatu bendungan, semakin tinggi air jatuh maka semakin besar tenaga yang dihasilkan. Dan semakin banyak air yang jatuh maka turbin akan menghasilkan tenaga yang lebih banyak.

Selainberfungsi sebagai pembangkit listrik, PLTA juga berfungsi sebagai bangunan pengendali banjir melalui sistem kontrol di pintu-pintu air. Hal itu diketahui bila curah hujan tinggi, debit air sungai dapat meluap dan dapat berdampak pada pemilik area pertanian di daerah hulu.

2.   Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB)

Kecepatan angin rata-rata di Indonesia mencapai 4m/s, kecuali di dua provinsi di Indonesia, yaitu  NTT dan NTB sehingga PLTB cocok di kembangkan di dua provinsi tersebut. Namun, PLTB yang cocok untuk dikembangkan di daerah tersebut adalahpembangkit yang memiliki kapasitas di bawah 100 kW.

PLTB sudah mulai dikembangkan di Indonesia mulai tahun 2013. PLTB yang dikembangkan di Pulau Sumba sudah cukup berhasil dan dapat mengalirkan listrik kebeberapa daerah di Sumba. memanfaatkan PLTB maka kebutuhan akan bahan bakar fosil akan jauh berkurang. Selain itu, penggunaan PLTB akan menambah pasokan energi suatu daerah.

Baca Juga: Ayo! Bantu Pemerintah Mengurangi Kasus Covid-19

3.    Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS )

PLTS mempunyai peluang untuk mengurangi lebih dari 1 kg CO2 untuk setiap kWh energi listrik yang dibangkitkannya. PLTS sangat berguna bagi penduduk Indonesia yang tinggal di daerah kepulauan karena bisa meningkatkan kemandirian di bidang energi. Selain itu, PLTS juga berguna bagi penduduk pulau Jawa dan pulau besar lainnya yang ingin mengurangi beban PLN atau mengurangi polusi CO2. Di banding pembangkit listrik yang menggunakan sumber dari fosil.

Penggunaan PLTS bisa mengurangi pemanasan global karena ramah lingkungan.

Baca Juga: Rektor dan BPH Universitas Muhammadiyah Buton Resmi Disomasi, Ini Sebabnya!

4. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Yaitu pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik. PLTU menggunakan fluida kerja air uap yang bersirkulasi secara tertutup. Siklus tertutup artinya menggunakan fluida yang sama secara berulang-ulang. Secara garis besar sistem pembangkit listrik tenaga uap terdiri dari beberapa peralatan utama diantaranya: boiler, turbin, generator, dan kondensor.


JUITA TAMBA
Email: juitatambaa11@gmail.com