Nampak pengerukan material kali di Desa Lambusango, Rabu (9/12/2020) (Foto: TakawaNews)

Desaku

Kewalahan Lakukan Pengerukan Kali Tiap Tahun, Pemdes Lambusango Minta Bantuan Pemda

La Ode Ali 10-12-2020 | 06:27AM

BUTON, - Pemerintah Desa (Pemdes) Lambusango, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mengaku kewalahan karena tiap tahun harus melakukan pengerukan kali.

"Setiap tahun ini kita lakukan pengerukan kali, kewalahan juga kita," kata Kepala Desa Lambusango, Azudin, Rabu (9/12/2020).

Pengerukan kali berupa material tanah dan kerikil tersebut sudah berlansung selama 5 tahun sejak 2015 lalu, akibat dari banjir.

"Pengerukan ini sudah setiap tahun kami lakukan, karena kalo tidak dikuras, jembatan kita itu banjir karena rendah, akan meluap ke atas," keluhnya sambil menunjuk jembatan dimaksud.

Untuk pengerukan itu, pihaknya harus menghabiskan anggaran sekira Rp30 juta yang bersumber dari dana desa, karena harus menyewa kendaraan alat berat excavator dan mobil truk.

"Untuk tahun ini, anggarannya itu kita ambilkan dari sisa pembagian BLT (bantuan langsung tunai) sekitar 30 juta," ungkapnya.

Ia berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton, bisa menyikapi persoalan tersebut.

"Agar bisa disikapi oleh Pemda Buton, mungkin kami bisa dibuatkan talud agar jangan jadi beban kami setiap tahunnya," harapnya.