Pemuda Buton, Muhammad Risman. (Foto : Ist)

CitizenTN

Opini: Kita Bersama Tenaga Medis Hadapi Covid-19

CitizenTN 19-06-2020 | 01:56AM

Oleh : Pemuda Buton, Muhammad Risman 


Masalah penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) Virus Corona, seperti tidak akan tuntas. Jika tidak diseriusi oleh kita semua. Himbauan pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker dan tetap dirumah. Seperti masyarakat luas sudah mulai jenuh. Sehingga menjadi sasaran penyebaran Covid-19 adalah tenaga medis yang bertugas. Kitapun menyadari, pemerintah seperti tidak akan mampu mengatasi untuk memperkecil penyebaran Covid-19. Jika tidak ada kesadaran bersama terhadap bahaya wabah pandemi ini.

Update data perkembangan tim pencegahan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2020) kemarin. Terjadi penambahan 30 pasien positif dari Kabupaten Buton, ditambahkan dengan yang sebelumnya menjadi total 35 pasien positif Covid-19. Diketahui jumlah pasien tersebut terbanyak dari tenaga kesehatan (nakes), pada umumnya bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton.

Ini merupakan peringatan dini bagi masyarakat pada umumnya. Virus corona wabah pandemi yang berasal dari Wuhan-China akhir tahun 2019, kini sudah menyebar hingga di tanah Butuni. Segala upaya pencegahan, penanganan hingga menghabiskan anggaran puluhan miliyar. Bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Dana Desa (DD) maupun APBD Provinsi dan Kabupaten telah dilakukan.

Sekarang virus tersebut sudah masuk di Kabupaten Buton. Menyebar tidak mengenal siapapun dan latarbelakangnya, masyarakat biasa, lingkungan pejabat pemerintahan sampai petugas tenaga medis/lapangan. lalu siapa yang kita salahkan?. Pencegahan Covid-19 menjadi tanggungjawab kita bersama. Tidak bisa kita saling menyalahkan terkecuali virus itu belum tersebar dilingkungan masing-masing. Penyebaran virus begitu cepat, dengan tingkat masyarakat kurang kesadaran sehingga hal tidak diinginkan menjadi kenyataan.

Disini saya menyampaikan. Marilah kita saling menguatkan, agar saudara-saudara, kakak, adik kita yang sekarang divonis menjadi pasien positif Virus Corona. Selalu dalam keadaan baik-baik dan semoga secepatnya bisa dinyatakan sehat kembali. Amiin.

Masalah ini juga, sebenarnya selain mengikuti petunjuk protokol kesehatan. Kita juga berharap kepada keyakinan masing-masing, berdoa kepada Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Dengan yakin dan percaya dapat kita lewati meksipun ada sedikit cobaan.

Mengenai penyebaran Virus Corona sekarang sudah menghinggap khususnya tenaga medis di Kabupaten Buton. Diperlukan kembali untuk saling mengingatkan, jangan mencelah apalagi mengatakan hal buruk "aib". Padahal penyakit Corona bukan aib karena itu virus yang tertular dari luar. Tidak diinginkan untuk menyebar didaerah kita ini. Hanya kurang pencegahan sehingga terjadi penyebaran hingga sampai sekarang belum bisa dihentikan dari virus yang tidak terlihat. Kalau penyakit Corona kita diskusikan kepada beberapa orang tua di Butuni ini, merupakan penyakit karena ada sebab dan akibatnya. Tidak akan mungkin bisa melebihi kemampuan kita. Oleh karena itu sudah diulang-ulangi perlu tingkat kesadaran untuk dapat menghentikan penyebaran Virus Corona.

Penyakit itu akan datang saja, kata petua-petua di Buton ini. Hari ini mereka yang sudah terkonfirmasi positif Corona, mungkin besok atau lusa kita sendiri? Dan ada lagi tanggapan masyarakat bahwa Virus Corona merupakan sesuatu kabar yang tidak benar (Hoaks). Tapi tidak salahnya kita mewaspadai, menjaga diri dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19. Karena virus ini tidak terlihat sehingga tingkat kewaspadaan lebih ditingkatkan.

Baca Juga: Pemda Buton Siapkan Rusun Takawa Jadi Rumah Sehat Pasien Covid-19

Baca Juga: Update Corona 18 Juni 2020, Kasus Positif Covid-19 di Buton Tembus 30 Orang

Disini saya menyampaikan. Kepada Pemerintah daerah (Pemda) dan pihak-pihakn terkait lainnya agar tingkat sosialisasi atas bahaya wabah pandemi Covid-19 harus lebih dimasifkan lagi. Kepada masyarakat untuk turut terlibat bersama unsur terkait. Semoga mereka yang sekarang dinyatakan terkonfirmasi Virus Corona, semua dalam keadaam baik-baik terutama bagi tenaga medis. Tetap semangat karena tugas kalian sangat mulia. Berani berkorban dalam mengatasi wabah pandemi ini. Tidak sedikit tugas kalian sebagai tenaga medis menyembuhkan pasien Covid-19.

Baca Juga: Nakes Positif Covid-19, RSUD Buton Bakal Tutup Sejumlah Pelayanan Umum

Oleh karena itu, sekali lagi tetap semangat untuk tugas mulia ini. Bagi tenaga medis yang masih bekerja. Teruslah bekerja karena kalian adalah harapan bagi masyarakat untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buton.