Kepala Desa Waondo Wolio, Zul Ifan. (Foto : Suryo Kanda Nakulo/Takawanews)

Desaku

Jumlah Penerima BLT Sedikit, Pemdes Waondo Wolio Manfaatkan Anggaran Desa untuk Program Ini

Suryo Kanda Nakulo 15-09-2020 | 00:23AM

BUTON, - Tahun 2020 ini Pemerintah Desa Waondo Wolio, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton masih bisa melaksanakan sejumlah kegiatan fisik di desanya. Sebab, penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tidak banyak hanya berjumlah 31 Kepala Keluarga untuk tahap pertama dan 27 Kepal Keluarga untuk tahap kedua. 

"Untuk kita di desa Waondo Wolio tidak seperti desa lain. Karena penerima BLT sedikit, maka tahun ini kegiatan fisik kita banyak," kata Kepala Desa Waondo Wolio, Zul Ifan ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020). 

Masih kata Zul Ifan, pagu anggaran Dana Desa Waondo Wolio tahun ini sebesar Rp 738 juta lebih. Anggaran tersebut selain diporsikan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19, melainkan juga untuk kegiatan fisik, pemberdayaan dan pencegahan stunting. 

Lanjut dia, untuk kegiatan fisik yang dilaksanakan yaitu pembuatan talud sepanjang 33 meter dengan anggaran Rp 40 juta lebih, drainase panjang 55 meter Rp 60 juta lebih, pembuatan WC sebanyak 2 unit sebesar Rp 24 juta, pengerasan jalan usaha tani sepanjang dua kilometer Rp 251 juta dan pengadaan satu unit Hand Traktor Rp 36 juta lebih. 

"Untuk program fisik yang sudah berjalan baru pembuatan talud. Yang lainnya tinggal menunggu anggaran," ucapnya.

Baca Juga: Penyaluran BLT DD Tahap Dua Desa Waondo Wolio Sisa Satu Bulan Lagi

Kemudian untuk program pemberdayaan yang berjalan sampai saat ini yaitu pembayaran insentif guru PAUD sebesar Rp 14 juta, insentif guru ngaji sebesar Rp 6 juta dan honorarium Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) sebesar Rp 14 juta. Sedangkan untuk penanganan stunting diporsikan sebesar Rp 124 juta lebih. 

"Pembayaran insentif guru PAUD, guru ngaji dan honorarium ini dianggarkan per-tahun. Kita bayarkan perbulannya," ujarnya.