Ilustrasi wisata embun desa.

Desaku

Selain Kembangkan Lokasi Diving, Pemdes Wakalambe Juga Kembangkan Wisata Embun Desa

Rusli La Isi 18-10-2020 | 08:03AM

BUTON, - Selain mengembangkan lokasi diving, Pemerintah Desa (Pemdes) Wakalambe, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara juga berencana akan membuat tempat wisata embun desa.

Kepala Desa Wakalambe, Irman mengatakan, embun desa merupakan sebuah tempat yang berada ditengah-tengah gunung yang didalamnya terdapat sebuah bendungan besar.

"Itu semacam tampungan air yang sangat besar, dia posisinya berada diatas gunung, itu yang akan kita kembangkan nantinya," katanya saat ditemui di rumah pribadinya baru-baru ini.

Selain itu, embun desa tersebut memiliki dua fungsi. Pertama, saat musim kemarau dipakai untuk irigasi persawahan sedangkan untuk pada musim hujan dipergunakan sebagai tempat rekreasi.

"Dia memiliki dua fungsi artinya kalau dimusim kemarau dipakai untuk irigasi persawahan dan kalau hujan kita pakai sebagai tempat rekreasi," ungkapnya.

Untuk akses jalannya sendiri, Irman mengatakan masih sebatas pengerasan dengan jarak tempuh satu kilometer di atas Desa Wakalambe.

Ditambahkan, sebelumnya Dinas Pertanian Provinsi Sultra sudah melakukan peninjauan terhadap embun desa tersebut dan diperkirakan akan menelan anggaran yang cukup besar.

"Kan sudah ditinjau kemarin dari Dinas Pertanian Provinsi, dia memakan anggaran yang cukup besar sekitar 12 milyar rupiah," katanya.

Menurutnya, jika bukan karena adanya Pandemi Covid-19, Pemdes Wakalambe sudah mulai melakukan penggarapan jalan dengan menggunakan anggaran Dana Desa.

"Tahun ini sudah keluar anggarannya dari APBD Kabupaten Buton untuk melakukan perehaban terhadap tampungan air tersebut dengan biaya 1,1 milyar rupiah," tandasnya.