SMA 1 Pasarwajo menerapkan sistem pembelajaran online di rumah untuk siswa selama libur sekolah 14 hari. (Foto : Ilustrasi)

Regional

Libur Sekolah, SMA 1 Pasarwajo Terapkan Sistem Belajar Online di Rumah 

George Ronald 16-03-2020 | 20:17PM

BUTON,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara meliburkan aktivitas belajar mengajar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di daerah selama dua minggu atau 14 hari guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19). 

Menindak lanjuti surat edaran dari Pemprov Sultra melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, SMA 1 Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton telah melakukan antisipasi agar proses pembelajaran siswa-siswi tetap berlangsung seperti biasa, meski dilakukan di rumah masing-masing. 

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pasarwajo, H. Armuddin, S.Pd mengatakan selama aktivitas pembelajaran di sekolah diliburkan pihaknya menerapkan proses pembelajaran online dilakukan di rumah masing-masing siswa.

"Pembelajaran dapat dilakukan lewat online, materinya dilakukan secara mandiri dirumah masing-masing dengan sistem online jarak jauh," ucapnya, dikonfirmasi lewat Via Telepon, Senin (16/3/2020).   

Dijelaskannya, sistem pembelajaran online ini tetap mengacu pada protokol pelaksanaan ujian nasional sesuai dengan surat edaran No.421/1827/DPK Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara. UNBK dilaksankan pada 16 sampai 18 maret tahun ini.

Ia menambahkan guna mencegah penularan virus corona kepada siswa, ada beberapa cara dalam mencegahnya yakni sebisa mungkin berdiam diri di rumah; mengindari tempat umum seperti mall dan bioskop.

Selanjutnya, usahakan diruangan terbuka dan berjemur matahari; menghindari tempat tertutup dan lembab seperti gedung ber AC; hindari kumpul-kumpul seperti reuni, arisan dan sebagainya apalagi lebih dari 10 orang; dan menghadiri kegiatan massal.

"Jika ada gejala mulai batuk dan sakit tenggorokan minum banyak air putih serta berkumur dengan air hangat dan garam atau cuka yang menghilangkan virus," pesannya kepada orangtua siswa. 

Penulis: George Ronald
Editor : Rin